Jujur bisa membuat orang hidup
bahagia, dan untuk bisa hidup bahagia dengan kejujuran sebaiknya dilandasi
dengan penuh keikhlasan. Untuk menjadi orang yg selalu baik bagus, benar dan
jujur dengan ikhlas memang sulit, namnun kija kita paham kita pasti mendapatkan
kebahagiaan. okeh karena itu kejujuran perlu diterapkan dalam hidup.
1. Pertama, jujur akan mengantarkan
ke surga. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan
kepada kebaikan dan kebaikan akan mengantarkan ke surga … dan sungguh
kebohongan akan mengatarkan kepada dosa, dan dosa akan mengantarkan kepada
neraka .…” (HR Bukhari-Muslim).
Berdasarkan ini, jelas bahwa tidak mungkin kebaikan akan datang jika manusia yang berkumpul di dalamnya adalah para pembohong dan pendusta. Bila di tengah mereka menyebar kebohongan maka otomatis dosa akan semakin merajalela. Bila dosa merajalela maka jamainanya adalah neraka.
2. Kedua, jujur akan melahirkan ketenangan. Rasulullah SAW bersabda, “… maka sesungguhnya kejujuran adalah ketenangan dan kebohongan adalah keraguan .…” (HR Turmidzi). Orang yang selalu jujur akan selalu tenang, sebab ia selalu membawa kebenaran.
Sebaliknya, para pembohong selalu
membawa kebusukan dan kebusukan itu membawa kegelisahan akibat kebusukannya. Ia
akan selalu dihantui dengan kebohongannya dan takut hal itu akan terbongkar.
Dan, bila seorang pembohong seperti ini menjadi pemimpin maka ia tidak akan
sempat mengurus rakyatnya, karena ia sibuk menyembunyikan kebusukan dalam
dirinya.
3. Ketiga, jujur disukai semua manusia. Abu Sofyan pernah ditanya oleh Heraklius mengenai dakwah Rasulullah SAW. Abu Sofyan menjelaskan bahwa di antara dakwahnya adalah mengajak berbuat jujur. (HR Bukhari-Muslim).
Rasulullah SAW terkenal sebagai manusia yang paling jujur. Bahkan, sebelum kedatangan Islam, beliau sudah masyhur sebagai orang yang jujur. Orang-orang kafir Makkah pun mengakui kejujuran Rasulullah SAW, sekalipun mereka tidak beriman. Bahkan, mereka memberi gelar al-Amin (orang yang tepercaya) kepada Rasulullah. Selain itu, mereka juga selalu menitipkan barang berharga kepada Rasul SAW.
4. Keempat, jujur akan mengantarkan pelakunya pada derajat tertinggi. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memohon dengan jujur untuk mati syahid, (maka ketika ia wafat) ia akan tergolong syuhada sekalipun mati di atas kasurnya.” (HR Muslim).
5. Dan kelima, jujur akan mengantarkan pada keberkahan. Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa seorang pembeli dan pedagang yang jujur dalam melakukan transaksi perdagangannya maka ia akan diberkahi oleh Allah. Sebaliknya, jika menipu maka Allah akan mencabut keberkahan dagangannya. (HR Bukhari Muslim). Wallahu a’lam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar