1. Pastikan kita memiliki niat
yang benar.
“Sesungguhnya amalan itu tergantung
niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai apa yang diniatkan,
barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada
Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang akan
didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang
dia niatkan.”
(HR. Bukhari Muslim)
Coba perhatikan hadist diatas. Jika
niat kita benar, maka kita pun akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita
niatkan. Jika kita berniat mencari jodoh karena lillahi ta’ala, semata hanya
karena Allah, maka Allah pun akan mentaqdirkan kita bertemu dengan seseorang
yang memiliki niat yang sama.
2. Teori Burung Merpati
dan Burung Beo.
Pernah melihat burung merpati?
Jika ya, coba perhatikan ketika burung merpati terbang di angkasa.
Burung merpati pasti terbang
bersama burung merpati lain nya. Tidak mungkin burung merpati terbang
bersama-sama dengan jenis burung lain nya!
Lantas apa hubungan
nya dengan jodoh?
Jika anda menginginkan jodoh
yang shaleh atau shalehah, maka pastikan dulu bahwa diri anda pantas
mendapatkan jodoh yang shaleh dan shalehah? Cara nya bagaimana?
Jika anda menginginkan pasangan
anda baik dalam agama nya, maka pastikan anda pun baik agama nya. Shalat nya
tepat waktu, setiap hari membaca ayat suci quran, shalat dhuha dan shalat
tahajud nya tidak pernah tinggal.
Sudahkah kita memperbaiki ibadah
dan akhlak kita? Jangan berharap mendapatkan seorang Imam layaknya Ali ibn Abi
Thalib jika engkau tidak berperilaku dan berakhlak seperti Fatimah RA.
3. Taaruf dan kenali dia
secara dalam.
Setiap orang memiliki hak untuk
saling berkenalan satu sama lain sebelum memutuskan untuk menikah. Oleh sebab
itu, kenalilah setiap calon pasangan yang mendekati mu atau yang sedang engkau
dekati.
Pastikan bahwa kita memiliki
perasaan nyaman dan yakin bahwa dia adalah pasangan yang kita inginkan.
Hal ini sangat penting sekali.
Karena sudah banyak pasangan yang menikah karena terburu-buru, padahal mereka
berdua kurang nyaman satu dengan yang lain nya. Akhirnya banyak pernikahan yang
kandas karena hal sepele ini.
Oleh sebab itu, pastikan kita
mengenali nya secara dalam. Kita mengenali keluarga nya. Dan sangat
diperbolehkan jika kita meminta referensi dari teman nya.
Misal : Kita bertanya kepada
teman dekat nya. Apakah calon kita ini benar-benar seorang yang shaleh /
shalehah? Bagaimana akhlak nya? Bagaimana cara ia memperlakukan kedua orang tua
nya? dan seterusnya.
Hal ini kita lakukan agar
penilaian yang kita lakukan tidak subjektif atas dasar penilaian kita sendiri.
Karena pasti syetan mengganggu kita juga pada masa taaruf ini. Seperti
“Sudahlah terima saja. Dia pasti baik orang nya”
Oleh sebab itu berhati-hati lah.
Jalani proses nya dengan baik dan tidak terburu-buru. Dan pastikan kita harus
melakukan hal yang ke empat ini.
4. Inilah Senjata utama
orang beriman.
Dan apabila hamba hamba KU
bertanya kepadamu tentang Aku maka jawablah,bahwasanya Aku adalah dekat Aku
mengabulkan permohonan orang orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka
beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” ( QS
Al Baqoroh : 186 )
“Mintalah kepada Allah akan
kemurahan-Nya, karena sesungguhnya Allah senang apabila dimintai (sesuatu).”
(HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud)
Doa adalah senjata nya orang
yang beriman. Setelah kita berikhtiar semampu kita, maka sempurnakanlah ikhtiar
ini dengan Doa kepada Allah.
Mintalah kepada Allah baik di
pagi hari maupun petang. Di saat lapang maupun sempit. Jangan ragu atau malu
meminta sesuatu apapun kepada Allah. Jika bukan kepada Allah, lantas kepada
siapa lagi kita memohon pertolongan?
Dan yang terakhir janganlah
berputus asa dalam berusaha dan berdoa. Jodoh adalah hal yang gaib, ini
merupakan rahasia Allah yang tidak seorang pun dapat mengetahui siapa dan kapan
ia akan datang. Oleh karenanya teruslah istiqomah dalam berusaha dan berdoa
untuk mendapatkan jodoh yang shaleh/shalihah dan baik untuk dunia dan akhirat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar